Adab Berbicara
๐ฏ ๐DAB ๐๐๐ฅ๐๐๐๐๐ฅ๐
Al-Hasan al-Bashri mengatakan,
ุฅِุฐَุง ุฌَุงَูุณْุชَ َُْููู ุนََูู ุฃَْู ุชَุณْู َุนَ ุฃَุญْุฑَุตَ ู َِْูู ุนََูู ุฃَْู ุชََُููู ، َูุชَุนََّูู ْ ุญُุณَْู ุงِูุงุณْุชِู َุงุนِ ، َูู َุง ุชَุนََّูู ُ ุญُุณَْู ุงَِْْูููู ، ََููุง ุชَْูุทَุนْ ุนََูู ุฃَุญَุฏٍ ุญَุฏِูุซَُู
"Jika engkau duduk bersama kawan, jadilah orang yang lebih bersemangat untuk menjadi pendengar dibandingkan menjadi pembicara. Belajarlah menjadi pendengar yang baik sebagaimana belajar bertutur kata yang baik. Jangan putus atau hentikan perkataan siapapun."
(Makarim al-Akhlaq karya al-Khara'ithi nomor 687)
Ada tiga adab berbicara yang penting kita ketahui dan kita praktekkan :
๐ 1. Lebih banyak mendengar dan menyimak dari pada berbicara.
Allah ciptakan untuk kita dua telinga dan satu lidah agar kita lebih sering menjadi penyimak dibandingkan menjadi pembicara.
Seringkali pendapat yang paling berkualitas adalah pendapat pembicara terakhir setelah menyimak pendapat semua orang yang berbicara sebelum dirinya.
๐ 2. Menjadi pendengar yang baik.
Itulah orang yang menyimak perkataan lawan bicara dengan baik tanpa sibuk dengan medsos dan gadgetnya.
Pendengar yang baik merespon dengan gembira ketika lawan bicara menyampaikan hal-hal yang menurutnya menggembirakan.
Demikian pula ketika lawan bicara menyampaikan hal-hal yang menyedihkan, pendengar yang baik akan menampakkan respon dan ekspresi ikut bersedih.
Untuk bisa memiliki kemampuan menjadi pendengar yang baik perlu kesungguhan dan keseriusan untuk selalu belajar, berbenah serta memperbaiki diri.
๐ 3. Tidak memotong pembicaraan.
Diantara bentuk menghormati lawan bicara adalah membiarkannya menuntaskan pembicaraan baru direspon dan dikomentari.
Di sisi lain, tidak mendominasi pembicaraan adalah juga bentuk menghormati lawan berbicara.
Semoga Allah mudahkan penulis dan semua pembaca tulisan ini memiliki adab-adab Islam yang luhur. Aamiin.
Penulis : Ustadz Aris Munandar, SS, M.P.I -hafidzahullahu-
L
Semoga faidah ilmu yang kita sampaikan berbuah pahala dan menjadi pemberat timbangan amal di yaumul hisab. Aamiin.
๐️ @dzaakiraat.or.id
◦•●◉✿Barokallahu fiikunna wa sahhalallahu lakunna✿◉●•◦
๐ ๐๐ป๐๐๐ฎ๐ด๐ฟ๐ฎ๐บ : ๐๐๐ฎ๐ฎ๐ธ๐ถ๐ฟ๐ฎ๐ฎ๐.๐ผ๐ฟ.๐ถ๐ฑ
https://instagram.com/dzaakiraat.or.id?utm_medium=copy_link
๐ ๐ง๐ฒ๐น๐ฒ๐ด๐ฟ๐ฎ๐บ : ๐๐๐ฎ๐ฎ๐ธ๐ถ๐ฟ๐ฎ๐ฎ๐
https://t.me/Dzaakiraat
๐ ๐๐ฎ๐ป๐ฝ๐ฎ๐ด๐ฒ๐ : ๐๐๐ฎ๐ฎ๐ธ๐ถ๐ฟ๐ฎ๐ฎ๐
https://www.facebook.com/dzaakiraat.id/
๐ ๐ช๐ฒ๐ฏ๐๐ถ๐๐ฒ : ๐๐๐.๐ฑ๐๐ฎ๐ฎ๐ธ๐ถ๐ฟ๐ฎ๐ฎ๐.๐ผ๐ฟ.๐ถ๐ฑ
https://www.dzaakiraat.or.id/
๐ฅ ๐ฌ๐ผ๐๐๐๐ฏ๐ฒ : ๐๐๐ฎ๐ฎ๐ธ๐ถ๐ฟ๐ฎ๐ฎ๐ ๐ง๐ฉ
https://www.youtube.com/channel/UCXBAH2UzVimkf9jLu54dUiA
••••••••••❁❁••••••••••••
Komentar
Posting Komentar